Guest Lecturer Tentang SGDs, ESL IPB Undang Dosen dari Jepang

Sustainable Development Goals atau SDGs dewasa ini tengah menjadi topik hangat dan telah banyak institusi maupun lembaga yang menggencarkan program tersebut. SDGs merupakan rencana aksi global yang bertujuan guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, seta melindungi lingkungan. Berkaitan dengan hal tersebut, Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajeman (ESL FEM), IPB University mengadakan kuliah umum yang menghadirkan Guest Lecturer dari Jepang pada Rabu (11/12) bertempat di Ruang Mawar ESL, Gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen, kampus IPB Dramaga, Bogor.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan ESL Sustanability Expo 2019. Sebuah acara yang bertujuan untuk memperlihatkan capaian-capaian penelitian civitas akademika ESL FEM IPB University dan program studi terkait. “Ada beberapa kegiatan dalam rangkaian ini, salah satunya adalah kita mengundang beberapa lecturer untuk sharing di sini agar dapat meningkatkan kapasistas dan menambah informasi wawasan terkait sustainability,” ujar Dr Meti Ekayani, SHut, MSc, IPU, Sekretaris Departemen ESL.

Kuliah umum kali ini menghadirkan dua profesor dari Hiroshima University, yaitu Prof Shinji Kaneko, Director of International Environmental Cooperation Center, Hiroshima University, dan Prof Masaru Ichihashi, Professor of Economics, Hiroshima University, Japan. Prof Shinji Kaneko pada kesempatan ini menyampaikan tentang Japanese Experience of Industrial Air Pollution Control in 70s: Pollution Control Agreements in Large Cities.

SPembahasan topik diawali dengan pemutaran video dari Guest Lecturer yang memaparkan tentang awal mula dan dampak polusi lingkungan yang melanda Jepang serta terciptanya perjanjian untuk mengontrol polusi. Prof. Shinji Kaneko juga menjelaskan tentang upaya Jepang dapat mengatasi permalasahan polusi pada lingkungan yang terjadi pada tahun 1970-an.

Sebagai penutup kuliah umum, oleh Prof Dr Ir Yusman Syaukat, M.Ec, Dosen Departemen ESL IPB University memberikan kesimpulan bahwa negara Jepang merupakan salah satu negara yang sukses dalam mengatasi dan mengontrol polusi dengan regulasi yang sederhana pada tahun 1970-an.

“Hal tersebut dapat menjadi pembelajaran dan penambahan wawasan. Mengingat kini semakin berkembangnya zaman, permasalahan semakin besar dan kompleks, maka dibutuhkan usaha lebih untuk menjaga lingkungan. Kita sebagai masyarakat juga wajib untuk menjaga lingkungan,” ujar Prof. Yusman Syaukat. (KRM/RA)

 

Berita Terkait...