Divisi Ekonomi Sumberdaya Field Study ke Bali

Sebagai salah satu upaya pengembangan ilmu pengetahuan di divisi ekonomi sumberdaya Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, staf divisi ekonomi sumberdaya menyelenggarakan field study dengan tema Pengembangan dan Implementasi Indikator Pembangunan Berkelanjutan. Field study ini  diselenggarakan di Provinsi Bali pada hari Senin tanggal 7 Agustus 2017  hingga 9 Agustus 2017. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh ketua divisi ekonomi sumberdaya Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc. 

Field study ini merupakan rekomendasi dari workshop yang dilakukan pada tahun lalu di Hotel Arnava Kota Bogor. Lokasi field study ini adalah Bappeda Provinsi Bali dan BPS Provinsi Bali. Pemilihan provinsi Bali sebagai lokasi field study karena Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen dengan seluruh pemerintah kabupaten dan kota, serta elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Komitmen ini berupa upaya mewujudkan Bali menjadi Pulau Bersih dan Hijau (Bali Clean and Green) yang telah dicanangkan bertepatan dengan pembukaan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang pengelolaan lingkungan hidup di Nusa Dua, Bali, 22 Februari 2010. 

Aktivitas hari pertama adalah audiensi dengan Bappeda Provinsi Bali. Pihak Bappeda Provinsi Bali yang menerima rombongan adalah Kepala Bappeda Ir. I Putu Astawa, M.M dan staf. Dalam audiensi di jelaskan tujuan rombongan divisi ekonomi sumberdaya mencoba untuk mengimplimentasikan indikator pembangunan berkelanjutan di provinsi Bali. Saat ini jika kita berbicara indikator ekonomi sudah ada indikatornya yaitu angka pertumbuhan ekonomi. Jika kita berbicara pembangunan sumberdaya manusia kita mengenal indikator berupa indeks pembangunan manusia. Namun, jika kita berbicara pembangunan berkelanjutan belum ada indeks yang disepakati bersama.  

Di hari kedua aktivitas di mulai dengan workshop yang diadakan di Hotel Best Western Kuta Beach. Workshop ini dipimpin langsung oleh Ketua divisi Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc. Tujuan utama workshop ini adalah menghitung dan mengetahui indeks modal alam Provinsi Bali. Setelah melakukan workshop anggota divisi Ekonomi Sumberdaya melanjutkan aktivitas di BPS Provinsi Bali untuk melengkapi beberapa data sekunder yang kurang.

Diharapkan dengan melakukan field study ini seluruh anggota divisi ekonomi sumberdaya mampu merancang dan menghitung indeks modal alam sebagai salah satu indikator penilai pelaksanaan program pembangunan berkelanjutan di suatu daerah. Seluruh anggota divisi ekonomi sumberdaya sangat antusias dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan ini. Semua anggota sangat menikmati suasana pulau dewata yang bersih dan tertata dengan bangunan-bangunan adat yang masih berdiri tegak sampai sekarang.(*)PG